Saturday, December 29, 2012

Musik untuk Media Presentasi

“Music is to the soul what words are to the mind.” - Modest Mouse
Ada banyak cara untuk membuat presentasi menjadi menarik dan tidak membosankan. Musik adalah salah satunya. Seringkali kita mendengar sayup-sayup musik instrumen ketika menghadiri sebuah seminar maupun pelatihan dan workshop.

Tidak hanya untuk mengisi suasana maupun penambah semarak dalam presentasi, musik juga bisa berpengaruh terhadap psikologi audiens. Dengan musik audiens bisa lebih semangat, sedih, gembira, dan terhanyut oleh suasana pelatihan.


Oleh sebab itu, sebaiknya kita memilih musik yang benar-benar pas untuk presentasi kita. Terkait dengan dampak musik terhadap perilaku audiens. Lalu, seperti apakah musik yang benar-benar cocok diputar? Berikut penjelasannya.


Semua tergantung jenis dan tujuan presentasi anda. Jika, misalnya musik ditujukan untuk training dan workshop, selipkan musik yang memberi semangat. Menurut guru saya, musik yang diputar dalam sebuah pelatihan sebaiknya musik yang tidak diiringi suara penyanyi atau lirik dari penyanyinya. Mengapa demikian? Musik berupa nada-nada instrumental cenderung meningkatkan konsentrasi dibandingkan musik yang berlirik. Musik yang berlirik dikhawatirkan bisa mempengaruhi audiens untuk bernyanyi bersama, akibatnya, audiens tidak fokus dengan materi yang kita sampaikan, namun malah asik bernyanyi. Kecuali, kita memang ingin audiens bernyanyi bersama. Sekali lagi, bukan berarti lagu dengan suara penyanyi tidak baik digunakan dalam presentasi. Saya sendiri punya daftar lagu dengan penyanyi yang menurut saya pas untuk digunakan dalam presentasi.


Selanjutnya, pilihlah tipe musik yang pas. Ada beberapa jenis tipe musik instrumental menurut Wikipedia. Untuk membangun suasana rileks dan nyaman, musik berjenis smooth jazz, seperti Kenny G, cocok meringankan suasana. Selain itu, adapula musik bernuansa orkestra, seperti Mozart maupun Beethoven, yang bisa membangun nuansa megah dan elegan. Musik instrumental lain yang bisa membangun suasana adalah musik pianis seperti Yiruma, yang bisa membangun nuansa sedih. Nah, pilihlah jenis-jenis musik yang sesuai dengan bentuk presentasi Anda.


Hal lain yang perlu diperhatikan adalah mengatur volume musik Anda sebelum tampil. Jangan sampai suara musik pengiring lebih dominan dibanding suara presenter. Pengaturn volume, bass maupun treble musik akan menambah simfoni indah dalam presentasi Anda. Pastikan pula musik Anda dimulai dan berhenti di saat yang tepat. Untuk ini, Anda perlu terus mengasah skill pengaturan media presentasi. Perlu diingat bahwa video dan sound dapat memperlambat komputer anda bahkan membuat komputer anda hang. Pastikan anda tahu betul kemampuan komputer anda.


Jadi mulailah mencari jenis-jenis musik yang ideal melalui mesin pencari di internet dan pilih jenis musik yang sesuai untuk presentasi Anda.

1 comment:

  1. tapi kalo musiknya keenakan bisa bikin tidur hahahah...

    ReplyDelete